Feed Rss



Jun 29 2016

Kebiasaan Buruk Yang Membuat Kulit Kita Cepat Keriput

category: News author:

Sejumlah faktor diketahui yang bisa mempengaruhi kesehatan dan kecantikan kulit, termasuk merokok, makan gula berlebih, minum alkohol, tidak tidur dengan baik atau cukup, dan banyak terpapar sinar matahari.

Namun, bahkan jika menghindari semua perilaku ini, Anda masih mungkin melakukan kebiasaan terkait perawatan kulit yang meskipun tampak tidak berbahaya sebenarnya bisa merusak kulit. Berikut adalah diantaranya:

1. Tanning

Sunburn merupakan tanda kerusakan kulit akibat sinar matahari. Itu sebab, terlalu lama terkena sinar matahari (tanning) akan berdampak negatif pada kulit.

Paparan radiasi ultraviolet, atau UVR, berpengaruh buruk pada sel-sel kulit dan mempercepat proses penuaan yang menyebabkan keriput dan bintik-bintik gelap.

Lindungi kulit dari radiasi yang berbahaya dengan menggunakan berbagai bentuk perlindungan dari sinar matahari, seperti topi bertepi lebar dan produk tabir surya spektrum luas yang mengandung zinc oxide.

2. Tidak Membersihkan Makeup

Tidur dengan riasan yang belum dibersihkan dapat mengakibatkan penuaan dini dan kerusakan kulit.

Pori-pori akan tersumbat oleh makeup sehingga menyebabkan pori-pori meregang dan tidak menyusut kembali ke ukuran aslinya.

Kondisi ini terutama terjadi ketika tingkat kolagen mulai menurun, sehingga pori-pori yang tersumbat menyebabkan tekstur kulit menjadi tidak rata.

Sebuah eksperimen menunjukkan di mana seorang wanita yang tidak melepas makeup-nya selama satu bulan tampak sekitar 10 tahun lebih tua dari usia sebenarnya.

Cara terbaik untuk menghapus riasan dari kulit adalah dengan menggunakan pembersih lembut yang larut dalam air, yang mampu membersihkan makeup hingga ke pori-pori.

Ketika memakai makeup tebal, dianjurkan membersihkan setidaknya dua kali untuk memastikan tidak terdapat sisa riasan.

3. Eksfoliasi (exfoliating) Berlebihan

Eksfoliasi membantu menghilangkan sel-sel kulit mati yang menumpuk pada lapisan atas kulit yang menyebabkan kulit kusam, pori-pori tersumbat serta jerawat.

Namun, eksfoliasi (pengelupasan) berlebihan justru menyebabkan iritasi, sensitivitas dan bahkan kerusakan pada lapisan luar kulit.

Pilih produk eksfoliasi yang sesuai dengan jenis kulit. Mereka yang memiliki kulit sensitif harus menghindari menggunakan produk yang mengandung partikel scrubbing besar yang dapat menyebabkan iritasi.

Pilihan yang lebih aman untuk jenis kulit yang lebih lembut adalah menggunakan pembersih ringan dan masker yang mengandung enzim buah, yang akan mengelupas kulit dengan lembut.

4. Menggunakan Produk Perawatan Kulit yang Salah

Memilih produk perawatan kulit yang tepat adalah proses ‘trial and error’. Menemukan rangkaian produk yang tepat dapat menjadi proses yang menantang, terutama jika Anda memiliki jenis kulit yang sulit.

Setelah menemukan produk yang tepat, usahakan untuk selalu menggunakannya, alih-alih selalu melakukan coba-coba atau sering berganti produk.

Jika kulit Anda terbakar, perih, tampak merah, bersisik atau memproduksi minyak berlebih setelah menggunakan produk perawatan kulit tertentu, itu menjadi tanda produk tersebut tidak sesuai dengan jenis kulit Anda.

5. Memencet Jerawat

Memencet jerawat dapat mengakibatkan luka dan hiper-pigmentasi yang bisa sangat sulit untuk disembuhkan.

Kecuali ekstraksi dilakukan oleh ahli berlisensi, yang terbaik adalah menghentikan kebiasaan memencet jerawat.

Sebaliknya, lakukan pengobatan topikal anti-inflamasi untuk mempercepat penyembuhan.[]tips agar awet muda dan tidak tampak tua

tag: , , , ,

Leave a Reply